My Blog

Share dan Care Kami Berdua, Ikang Fawzi & Marissa Haque

Share dan Care Kami Berdua, Ikang Fawzi & Marissa Haque
Kami Ingin Selamanya, Satu Suami Satu Istri Sampai Mati (Ikang Fawzi & Marissa Haque)

Bahasa Kasih Ikang Fawzi untuk Marissa Haque Istrinya

Bahasa Kasih Ikang Fawzi untuk Marissa Haque Istrinya
Bahasa Kasih Ikang Fawzi untuk Marissa Haque Istrinya

Dipeluk Sayang oleh Ikang Fawzi Suamiku

Dipeluk Sayang oleh Ikang Fawzi Suamiku
Ingin Selalu Dekat dengan Jantung Hati Suamiku Ikang Fawzi: Marissa Haque

Untuk My Love Ikang Fawzi

Untuk My Love Ikang Fawzi
Ungkapkan I Love You, Ikang Fawzi dan Marissa Haque, Tebet Timur

Bella Fawzi & Chikita Fawzi

Bella Fawzi & Chikita Fawzi
Bella Fawzi & Chikita Fawzi Pasukan Pendoa Setia Suamiku Ikang Fawzi: Marissa Haque

Intelektual Indonesia Bung Hatta

Intelektual Indonesia Bung Hatta
Bung Hatta Idola Ikang Fawzi & Marissa Haque

My Beloved & Handsome Husband Ikang Fawzi (Ahmad Zulfikar Fawzi)

My Beloved & Handsome Husband Ikang Fawzi (Ahmad Zulfikar Fawzi)
Handsome Ikang Fawzi at the Pelangi Bintaro No. 9, Jl WR Supratman, Banten
Tampilkan postingan dengan label Ikang Fawzi dan Marissa Haque. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikang Fawzi dan Marissa Haque. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 September 2011

Bila Pernikahan adalah Legitimasi Aktivitas Sex: Marissa Haque Fawzi

Sst, Ini yang Diinginkan Pria Saat Bercinta, Catat Baik-baik!

Sumber (1): http://forum.tribunnews.com/showthread.php?28801-Sst-Ini-yang-Diinginkan-Pria-Saat-Bercinta-Catat-Baik-baik!&s=09584052daf3d145a3f8b75f6f686551

Banyak hal tentang hubungan intim yang diidamkan pria dari pasangannya namun mereka tidak pernah meminta ataupun membahasnya. Dan tahukah Anda, pria mungkin akan bercerita tentang hubungan seks yang luar biasa kepada temannya, namun ia sendiri tidak tahu apa sebenarnya yang dimaksud 'luar biasa' tadi.

Menurut terapis seks Sandor Gardos, PhD, pendiri situs MyPleasure, tiap pria memiliki keinginan yang berbeda-beda. "Ada beberapa hal maupun gerakan yang diinginkan pria saat bercinta dengan pasangannya, namun ia tak tahu bagaimana menyampaikannya." Dilansir oleh Cosmopolitan, ketahuilah hal-hal tersebut untuk membuat pasangan bahagia. Sembilan hal di bawah ini tidak seluruhnya membahas tentang posisi seks:

1. Pria Ingin Wanita Bisa Bergairah dengan Sendirinya
Tidak seperti pria, wanita membutuhkan waktu lama untuk merasa bergairah. Tidaklah heran foreplay yang cukup lama dibutuhkan sebelum seorang wanita benar-benar siap untuk bercinta. Terapis seks Gloria Brame, Phd, menilai hal ini adalah kewajiban pria, "namun wanita juga harus berusaha untuk masuk ke dalam alam pikir yang sensual sehingga mempermudah datangnya gairah bercinta," ujarnya. Hal ini bisa dilakukan dengan cara berfantasi, membayangkan hal-hal seksi dari pasangan atau hal lain yang pasti membuat Anda bergairah.

2. Pria Ingin Seks Jadi Aktivitas yang Menyenangkan
Ada kalanya seks menjadi beban atau keterpaksaan bagi satu pihak. Adapula momen ketika Anda mencoba hal baru, ternyata hal tersebut tidak disukai pasangan dan malah membuat suasana bercinta menjadi dingin. Terapis seks Sandor Gardos menambahkan, "kalau ada bunyi aneh atau posisi yang rumit, jangan langsung merasa tertekan. Nikmati saja momen tersebut dan kalau perlu tertawalah bersama, lalu lanjutkan bercinta."

3. Pria Ingin Wanita Memberi Petunjuk
Untuk urusan memberikan kepuasan, tahukah Anda bahwa tiap pria menginginkan kekuatan ESP (Extrasexual perception) atau kemampuan membaca apa yang wanita inginkan saat bercinta? Daripada membuatnya terlalu banyak berpikir dan membuat momen bercinta jadi tidak menyenangkan, berilah ia petunjuk.

Sampaikanlah petunjuk sehingga dia bisa meraih G-spot atau area sensitif Anda. Jangan terkesan menyuruh, namun ucapkan dengan pujian. Jika Anda merasa foreplay yang ia lakukan belum membuat Anda siap, jangan langsung merasa kecewa, cukup sampaikan baik-baik kepadanya bahwa Anda masih memerlukan waktu untuk merasa cukup bergairah.

4. Pria Ingin 'Menonton' Aktivitas Bercintanya
Bagi pria, apa yang ia lihat akan terasa sama indahnya dengan apa yang ia rasakan. Jadi gabungkanlah kedua sensasi tersebut. Cobalah untuk menyediakan cermin yang cukup besar sehingga Anda bisa melihat refleksi saat sedang bercinta. Pakaian yang Anda kenakan juga membantu hasrat bercinta meningkat, seperti lingerie seksi atau sepotong kemeja miliknya, seperti yang dijelaskan oleh Bob Berkowitz, PhD, penulis buku When Men Stop Having Sex.

5. Pria Ingin Anda Menjadi Nakal Hanya Untuk Dirinya
Anda seorang wanita baik-baik dalam kehidupan sehari-hari, namun untuk kehidupan seksual, jangan samakan hal tersebut. Gloria Brame kembali menjelaskan, "wanita sering takut menjadi nakal saat bercinta, karena khawatir akan merusak citra baik. Ia takut pasangannya menganggap dirinya aneh. Padahal pria ingin melihat sisi liar pasangannya, namun ia takut untuk membicarakannya."

6. Pria Ingin Merasakan Pengalaman baru
Beberapa pasangan mungkin menikmati rutinitas yang itu-itu saja, namun sebenarnya pria mudah dikejutkan dengan pengalaman yang 'luar biasa'. Psikolog Joel Block, PhD, penulis buku The Art of Quickie berkata, "Jika Anda menguasai satu gerakan bercinta tertentu yang sangat berbeda dan seksi, ia akan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Hal ini bukan berarti Anda harus mempelajari buku Kama Sutra secara menyeluruh, cukup ambil satu posisi dan gabungkan dengan sentuhan-sentuhan yang mesra."

7. Pria Ingin Menggabungkan Variasi Bercinta
Bercinta terdiri dari beberapa bagian. Kadang salah satu pihak terlalu lelah sehingga ingin langsung masuk ke intercourse. Jangan sampai hal ini terjadi berulang kali. Buatlah variasi dengan menggabungkan teknik tertentu. Mulai dari kecepatan, tekanan, hingga posisi. Hal ini akan membuat momen bercinta terasa segar dan tidak monoton.

8. Pria Ingin Anda Berinisiatif
"Jangan biarkan pasangan yang selalu mengajak Anda duluan untuk bercinta. Kejutkanlah dengan inisiatif Anda, karena hal ini membuat dirinya sebagai pria merasa seksi di mata Anda," ujar Gardos. Begitu pula dengan setiap hal yang ia lakukan selama foreplay dan intercourse, jangan hanya menjadi pihak yang menerima tapi tidak memberi. Inisiatif juga membantu menghindari kebosanan bercinta yang berujung keretakan rumah tangga.

9. Terkadang Pria Ingin Diam Saja
Balikkan keadaan dimana Anda yang mengambil alih dalam bercinta. Jika biasanya Anda diam saja dan mendapat perlakuan istimewa dari pasangan, kini lakukan sebaliknya. Jangan pernah merasa malu untuk memulai dengan pasangan sendiri. Wanita yang aktif dalam bercinta terbukti mampu membawa percikan baru dalam kehangatan rumah tangga. Karena secara tidak sadar ia selalu mencari hal baru dan eksploratif.
Sumber (2): http://www.wolipop.com/read/2011/09/...nta?w992201835

Sebuah Quotation dari Mario Teguh di Twitter-nya: Marissa Haque Fawzi

Mario Teguh Quotes dari akun Twitter beliau, sebagai berikut: "Iman itu merupakan penghubung kelemahan kita dengan kekuatan Tuhan. Semoga kekuatan Tuhan menyertai Anda hari ini..."

Rasanya cocok untuk dimasukkan ke dalam manajemen rumah tangga kita semua. Disaat iman sedang di bawah, banyak godaan datang dari syaithon yang terkutuk, bila tidak segera eling lan waspada, maka pernikahan sangat mungkin bisa berantakan...innalilahi wa innailaihi roojiuun...

Selasa, 19 April 2011

Komitmen Jiwa Keluarga Kami: Ikang Fawzi & Marissa Haque

SELEBRITI
http://www.kapanlagi.com/

Ikang Fawzi: Anak-Anak Bagian Jiwa Saya
Ikang Fawzi, Marissa Haque Fawzi dan Isabella Fawzi
Selasa, 19 April 2011 03:05

Kapanlagi.com - Arti seorang anak bagi Ikang Fawzi  adalah bagian dari jiwa. Seperti halnya dengan Isabella Muliawati Fawzi dan Marsha Chikita Fawzi , mereka berdua seperti soulmate baginya. Sehingga saat si bungsu, Chikita atau yang akrab disapa Kiki merantau ke negeri seberang untuk bekerja, Ikang mengaku serasa kehilangan nyawa.
"Sedih, ini demi Allah ya ketika dia pergi saya kayak kehilangan nyawa. Itu anak luar biasa, anak bontot ya, jadi mereka berdua sudah kayak soulmate. Itu anak (Kiki) sudah punya rencana, dia bilang 'ayah ikut Kiki, Kiki sudah diterima di sini'. Karena angka dia kan bagus-bagus, jadi bisa diterima di mana-mana, tapi dia milih yang di luar negeri. Dia bilang 'Kiki mau berdikari, ayah harus bantu Kiki'," ujar Ikang saat ditemui di Kawasan Bintaro, Tangerang, Banten, Rabu (14/04).

"Sudah tuh, saya sambil nangis saya upayakan apa yang dia minta. Cuman di sini aku membuktikan bahwa selama ini anak tuh milik Allah, tapi itu hanya verbal, tapi dalam hati tuh 'ini punya gue tuh, dia bakal pergi'. Dari kecil gue dekap, gue nyanyiin, gue gendong sekarang dia harus pergi," imbuhnya.
Namun hal itu membuat Ikang sadar bahwa apapun yang bakal ia hadapi di kemudian hari, termasuk jika putrinya dipinang seorang pria, dirinya harus siap.

"Tapi kan sekarang ada Skype, jadi komunikasi dipermudah dunia semakin rata. Jadi beruntung bisa anytime komunikasi," kata Marissa menimpali.

Namun, tetap saja Ikang tak bisa tidur karena terus terbayang wajah sang putri. "Mikirin dia yang jarang tidur, dia itu tidurnya di kantor. Dia sempat minta motor untuk aktivitas di sana, aku bilang gak, gak, gak," kilahnya.

Bukannya pelit, namun baik Ikang maupun Marissa lebih mengutamakan keselamatan putrinya itu.
"Bukan kenapa-kenapa, buat keselamatan dia juga, karena banyak kejadian di sana. Kalau aku sama Ikang bisa beliin mobil, kenapa nggak? Yang second hand-kan bisa," tandas Marissa. (kpl/hen/bun)

Sumber: http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/ikang-fawzi-anak-anak-bagian-jiwa-saya.html

Senin, 11 April 2011

Terimakasih Banyak untuk Dukungan dari Penggemar Musik & Lagu Ikang Fawzi Suamiku: Marissa Haque



Subhanallaaaaah...  tak henti kubersujud pada-Mu Ya Allaaaah... Kau berikan seorang suami yang cerdas, baik hati, berbakat, bisa menyanyi, bisa mencipta lagu, bisa berbisnis, dan bersedia membuktikan rasa cintanya melalui hal yang paling kubanggakan...yaitu...back to school. Kembali ke kampus dan mendapatkan MBA dengan nilai "A" bulat untuk ujian thesisnya.

Bila saat lulus S1 dari FISIP UI dulu suamiku meniatkan untuk membahagiakan Ibunda tercintanya, maka kini dengan selesainya S2 nya di bidang sama Business Administration dari FEB UGM adalah total untuk membahagiakanku.

Effort Ikang Fawzi suamiku sungguh luar biasa! Di tengah kesibukannya yang ekstra tinggi, My Love--panggilan cintaku untuknya-- masih membaca dan membuat paper-work sampai subuh. Lalu ba'da adzan subuh suamiku pasti membangunkanku untuk sholat dan do'a bersama. Insya Allah Doktor suamiku kelak akan diperuntukkan bagi kedua putri kami buah cinta yang sudah semakin dewasa dan berkembang sesuai bakat serta minat mereka masing-masing, Bella dan Kiki.

Sebagai 'berbalas pantun-ku' sekarang ini sebuah buku sudah siap diterbitkan, karya tulisanku atas seluruh proses kreatif suamiku dalam koridor musik dan syair lagu-lagunya. Teknik, metodologi serta approach atas langkah strategik (marketing) apa yang dipakainya selama ini, dan mengapa. Insya Allah karya semi akademik ini dapat menjadi pegangan para mahasiswa S1 dan S2 yang hendak mempelajari ilmu Strategik Manajemen dan Marketing.

Insya Allah... Ayah Ikang... j'et aime...

Senin, 21 Maret 2011

Chikita Fawzi dalam Festival Film Cannes, Perancis: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Upin & Ipin' Di produseri Mantan Mahasiswa ITB

“"Kesuksesan 'Upin & Ipin' dimulai ketika mengikuti Festival Film Cannes di Perancis"”




Siapa yang tak kenal serial animasi asal Malaysia 'Upin & Ipin'? Ceritanya yang sederhana, mendidik dan menjunjung etika sopan santun, menjadi salah satu tontonan favorit anak-anak, bahkan orang dewasa di Indonesia. Tapi apakah anda mengetahui kalau kisah dua bocah gundul itu ternyata diproduseri oleh seseorang yang pernah kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB)?

Namanya Burhanudin Radzi pria yang kini usianya di atas 50 tahun tersebut pernah menimba ilmu jurusan Teknik Perminyakan di ITB sekitar tahun 1980-an. Namun ia hanya kuliah selama 1,5 tahun hingga akhirnya memutuskan pindah karena alasan pribadi.

Burhan, demikian ia biasa dipanggil, memiliki Les' Copaque, perusahaan yang bergerak di bidang animasi, kreatif dan film. Bersama istrinya Ainon Bte Ariff dan sejumlah stafnya, mereka menciptakan kisah dan karakter untuk seial 'Upin & Ipin' sekitar empat tahun lalu.

"Karena kami semua suka anak-anak, peduli anak-anak," jelas Ainon saat diwawancara di Kafe Pisa Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/9/2010).

Ainon bukan hanya ikut menulis cerita, ibu empat anak dan nenek satu cucu ini juga mengisi suara di 'Upin & Ipin'. Sebagai?

"Sebagai Opa, neneknya Upin & Ipin," imbuhnya tersenyum.

Karakter Opa dikenal sebagai sosok nenek yang santun, penyayang dan juga penuh perhatian. Kebetulan sifat Ainon mirip dengan Opa. Ia mengaku sering mengasuh cucunya dan aktif di kegiatan sosial untuk anak-anak.

Kesuksesan 'Upin & Ipin' dimulai ketika mengikuti Festival Film Cannes di Perancis empat tahun lalu. Burhan dan Ainon mengirimkan cuplikan gambar 'Upin & Ipin' ke ajang bergengsi tersebut.
“"Indonesia diakui Ainon memiliki tempat yang spesial untuk dirinya juga sang suami. Mereka bahkan berencana membuat cerita 'Upin & Ipin' dengan mengikutsertakan karakter khas Indonesia, 'Unyil'"”

Melihat 'Upin & Ipin' eksis di Festival Cannes, sejumlah televisi Malaysia pun tertarik untuk membeli hak siarnya. "Yang beli akhirnya TV 9 Malaysia," tutur Ainon.

Kesuksesan serial tersebut merembet ke sektor bisnis lainnya. Kini 'Upin & Ipin' tak hanya mondar mandir di televisi. Sejumlah kafe dengan menggunakan 'Upin & Ipin' pun didirikan sekitar setahun lalu.

"Kami punya kafenya ada di daerah Shah Alam juga di Putra Height,"

Kafe-kafe tersebut menjual makanan dengan menu unik seperti 'Nasi Goreng Opa' atau 'Ayam Goreng Upin'

Mendapat sambutan dan pujian yang luar biasa dari publik Malaysia, 'Upin & Ipin' pun diekspor. Tercatat Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) menjadi stasiun televisi yang menyiarkan 'Upin & Ipin' di tanah air.

Kesuksesan 'Upin & Ipin' tidak hanya di dua negara serumpun, sejumlah perusahaan internasional juga mulai melirik, seperti Disney Channel.

"Mereka datang ke kami sekitar pertengahan 2010. Lalu kami sepakat," tambahnya.

Tapi tak semua peminat 'Upin & Ipin' beruntung membeli hak siarnya dari Les' Copaque. Sejumlah televisi asal Timur Tengah pernah mengajukan tawaran.

"Mereka kaya-kaya, tapi menawarkannya kok murah. Kami tak mau,"celetuk Ainon.

Indonesia diakui Ainon sebagai tempat yang spesial untuk dirinya juga sang suami. Mereka bahkan berencana membuat cerita 'Upin & Ipin' dengan mengikutsertakan karakter khas Indonesia, 'Unyil'.




Seperti apa nantinya. Ainon yang duduk sebagai Creative Content Director di Les' Copaque masih merahasiakannya. Ainon hanya berharap jika nanti 'Upin & Ipin' bermain bersama Unyil dalam satu layar, pihaknya tak ingin dituduh membajak karakter 'Unyil'.

"Kami tak ingin disebut mencuri, makanya nanti ceritanya juga harus hati-hati," tandasnya.

'Upin & Ipin' diproduksi sebanyak 42 episode setiap tahunnya. Serial itu hanya diputar di Malaysia setiap libur sekolah, berbeda dengan di Indonesia. "Di kami hanya ketika anak-anak cuti sekolah, selama tiga bulan saja," jelas nenek 52 tahun itu.

Setelah meraih prestasi di Malaysia dan Indonesia lalu masuk ke Disney Channel, Les 'Copaque bersama sejumlah konsorsium akan membuat Taman Impian Upin & Ipin (TIMPA). Tak hanya itu film 'Laksmana Upin Ipin' direncanakan tayang tahun 2012.

Kini ada sekitar sembilan orang yang menjadi pengisi suara karakter inti 'Upin & Ipin', termasuk Ainon. Untuk karakter Upin dan Ipin, suaranya diisi satu orang, seorang gadis berusia sembilan tahun. "Namanya Putri Asyila, dan salah seorang dari film anomatornya adalah anak aktris dan aktor terkenal Indonesia Marissa Haque dan Ikang Fawzi" tandas Ainon.

sum.yahoo

BRAVO INDONESIA
Chikita Fawzi dalam Festival Filam Cannes, Perancis: Ikang Fawzi & Marissa Haque 

Minggu, 20 Maret 2011

Cukup Sekali di Pilkada, Kini Marissa Haque Bercita-cita Jadi Hakim MK bidang Hukum Bisnis

Jumat, 18 Maret 2011, 14:26 WIB

Cukup Sekali di Pilkada, Kini Marissa Haque Bercita-cita Jadi Hakim MK
Marissa Haque
 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Marissa Haque menegaskan bahwa dirinya tidak akan terjun lagi dalam ajang pemilu kepala daerah (pilkada) di Banten. Menurut dia, keikutsertaannya dalam pilkada Banten beberapa waktu lalu cukup sebagai pembelajaran dalam hidupnya.

”Jadi saya ucapkan terima kasih kepada Pak Suhaemi mantan Kajati Banten yang telah mempercayai saya,” ujarnya “Mungkin waktunya kurang tepat,” tegas Marissa saat berkunjung ke kantor Republika di Jakarta Jumat (18/3)

Marissa menuturkan saat kini ia tengah berkonsentrasi penuh untuk menyelesaikan studi S2 nya di UGM di dua fakultas, yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi Bisnis. ”Fokus saya saat ini ke situ,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan cita-cita besarnya saat ini adalah ingin berkarier sebagai hakim di Mahkamah Konstitusi (MK). ”Saya melihat di MK saat ini belum ada Ahli Hukum Bisnis. Sembilan hakim di MK adalah ahli Hukum Tata Negara, Hukum Pidana dan Hukum Perdata. Belum ada dari Hukum Bisnisnya, yang nantinya spesialisasi insya Allah pada Hukum Ekonomi Syariah,” ujar Marissa.
Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Rep: Rahmat Santosa B
Sumber: http://www.republika.co.id/berita/sengga…

Senin, 21 Februari 2011

Ikang Fawzi & Marissa Haque: Komitmen Lingkungan Hidup Kami Berdua bersama FH UGM

Marissa Haque & Ikang Fawzi Menanam Pohon Jati di Lereng Gunung Merapi, Yogyakarta bersama Civitas Academica FH UGM, DPRD Yogyakarta & Dinas Kehutanan Jateng

Sumber: http://jogja.tribunnews.com/2011/02/18/m…

 Marissa Haque & Dosennya Dr. Sigid (Sosiologi Hukum, Pasca Sarjana FH UGM)

Laporan reporter Tribun Jogja Hari Susmayanti 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ikang Fawzi dan Marissa Haque mengajak seluruh rakyat Indonesia, ikut menghijaukan lereng Merapi. Ajakan itu disampaikan usai Ikang menanam pohon jati da n Marissa menanam pohon Trembesi, pada acara penanaman seribu pohon di Hargobinangun, Pakem, Sleman, Jumat (18/2/2011).

marissa-haque-ikang-fawzi-fh-ugm-di-gn-merapi-18-feb-20113Pasangan suami istri itu mengharapkan, hutan yang hancur akibat letusan Merapi cepat tumbuh subur sehingga kawasan itu pulih seperti sedia kala. “Mari bangun kembali hutan kita yang sudah hancur agar hijau dan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” katanya sehabis menanam pohon di acara yang digelar Fakultas Hukum UGM itu.
Pada acara bakti sosial ini Ikang dan Marissa menanam pohon jati dan trembesi di lahan hutan rakyat. Pihak Fakultas Hukum UGM memberi bantuan sebanyak 1000 bibit pohon kepada masayarakat di sisi selatan Merapi.

Menurut Camat Pakem, Budiharjo, kerusakan hutan di wilayah Pakem mencapai sekitar 60 hektare terdiri dari hutan rakyat seluas 10 hektare dan kawasan hutan taman nasional Merapi seluas 50 hektare. “Bantuan dari UGM ini akan ditanam di hutan rakyat agar nantinya dapat dimanfaatkan warga sekitar,” katanya. (*)
Editor : syafik
Marissa Haque & Ikang Fawzi

Rabu, 16 Februari 2011

Lustrum & Dies Natalis FH-UGM bersama Iwan Fals, Marissa Haque & Ikang Fawzi: Yogyakarta 19 Feb 2011

Tak terkira bahagia hati ini mendapat undangan menjadi MC dari pihak Civitas Academica Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Terimakasih banyak Pak Dekan Pasca FH UGM Prof Dr Marsudi dan Ketua Program Doktor FH UGM Prof Dr Sudjito dan wa bil khusus Al Mukarom Pak Sutito, SH, MH Dosen Hukum Organisasi Perusahaan FH UGM.

Setelah menjadi MC lusa besok ini, ditemani suamiku Ikang Fawzi dalam kapasitas Sekjen KAGAMA FEB UGM, kami akan mengikuti a special talk dari Prof Dr Mahfud MD/Ketua MK sesuai dengan tema besar "Negara Hukum Indonesia" dalam koridor mahzab Bulak Sumur--menyangkut masa depan NKRI dan kita semua seluruh bangsa Indonesia.

Sore  harinya kami bertiga sebagai figur publik bersama jajaran Civitas Academica UGM akan melakukan penanaman pohon simbolik dilereng gunung Merapi.

Sebelum kembali ke Jakarta, saya dan suami akan menemani Pak Sutito diterima Bank Indonesia untuk membicarakan masa depan Hukum Bisnis Indonesia. Alhamdulillah ... Ya Allah terimakasih.... UGM matur nuwun sanget nggih... kami berdua merasa sangat 'di wongke', bahagia menjadi bagian dari keluarga besar respectable university sebesar UGM ini. Allahu Akbar!

Sumber: http://dwistroi.blogspot.com/2011/02/konser-iwan-fals-justice-for-indonesia.html

Lustrum & Dies Natalis FH-UGM bersama Iwan Fals, Marissa Haque & Ikang Fawzi: Yogyakarta 19 Feb 2011

Minggu, 23 Januari 2011

Marissa Haque & Ikang Fawzi: Ketika Inilah.com Diduga Jadi Alat Politik Pemilukada Tangsel 2011

  • Dugaan Timses Ratu Atut Chosiyah dan  Airin Rachmi Dianyatas Perbuatan Tidak Menyenangkan dan Pencemaran Nama Baik, Pasal 310 dan 311 KUHP yang dilakukan oleh oknum wartawan Inilah.com bernama  ArisDanu Cahyono (HP: 021-99636662) dan Dua Orang Photo Up-loader Inilah.com bernama: (1) Rhino; dan (2) Rizwan Mengaku  di Nomor Telpon Kantor: 021-7222338.
  • Senin besok ini, insya Allah bila tak ada halangan berarti kami: (1) saya Marissa Haque; dan Sahabat Cyber-ku (2) Engkong Ragile/kompasiana.com; (3) Vavai/Dulu Simpatisan Zul-Mar dari Bekasi; ditemani (4) Alfian Mujahiddin/Sekjen PITA Tangsel akan diterima oleh Wadir Krimsus (Kriminal Khusus) Polda Metro Jaya untuk melaporkan Kejahtan IT&E terkait delik pidana: (1) penghinaan; (2) perbuatan tidak menyenangkan; (3) pencemaran nama baik.
  • Semoga para polisi ahli dibidang kejahatan cyber tersebut mampu meng-crack para pemilik blogs ‘liar’  serta websites/portals yang dengan sengaja memakai SEO (Search Engine Optimizer) guna ‘yang diduga’ sengaja-by design-sistemik mencoba men-down-grade image baik saya, suami, serta kedua putri kami. Semisal yang mengatasnamakan rumahabi.info dan lain sebagainya yang dipenuhi dengan unsur sex.
  • Maka dilengkapi dengan beberapa print screen yang telah kami lakukan, seluruh data abal-abal tersebut yang dipenuhi delik pidana, insya allah dapat segera ditindaklanjuti dengan hukuman berdampak jera. Insya Allah…

Ikang Fawzi & Marissa Haque: Komitmen Sosisla-ekonomi Kami Berdua di Tangsel-Banten

Kecintaannya terhadap teknologi terutama komputer membuat pemilik nama lengkap Marissa Grace Haque ini berupaya agar orang-orang terdekatnya melek dengan teknologi yang satu itu. Oleh sebab itu Marissa memberikan laptop setiap orang yang ada di rumahnya termasuk orang yang membantunya di rumah.

 Editor KapanLagi.com, Selebriti - Rabu, 19 Januari 2011 21.23 WIB

Kecintaannya terhadap teknologi terutama komputer membuat pemilik nama lengkap Marissa Grace Haque ini berupaya agar orang-orang terdekatnya melek dengan teknologi yang satu itu. Oleh sebab itu Marissa memberikan laptop setiap orang yang ada di rumahnya termasuk orang yang membantunya di rumah.

"Karena dilapangkan rejeki saja dan aku melihat pada dasarnya semua pintar. Saya juga nggak mau melihat anak-anak buta akan teknologi dan saya kasih laptop," ungkap istri rocker Ikang Fawzi ini di kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang, Selasa (17/1).

Bukan hanya memberikan fasilitas penunjang agar orang terdekatnya bisa mengerti bagaimana menggunakan laptop, Marissa juga mengajarkan cara menggunakannya.

"Selain memberikan alat aku juga melatih mereka. Aku kan ibu guru. Aku juga mengajar anak tuna rungu loh. Kaya anak pembantuku juga aku berikan pengajaran bahasa Inggris. Dan mereka berubah secara signifikan, mereka jadi lebih pintar, pengetahuan mereka bertambah. IT ini kan jadi media demokratik. Jadi mereka bisa tahu dan bantu kalau saya juga lagi dikerjain (di dunia maya)," tutupnya. (kpl/hen/faj)

sumber: http://id.omg.yahoo.com/news/marissa-haque-beri-laptop-pada-pembantunya-khjx-0000353758.html#comments

Kamis, 06 Januari 2011

Semoga Presiden SBY Juga Merasa Malu seperti Prof. Mahfud MD: Marissa Haque Fawzi

Mahfud Malu Gayus Bisa Permainkan Lembaga Hukum

Sumber: http://id.news.yahoo.com/antr/20110106/tpl-mahfud-malu-gayus-bisa-permainkan-le-cc08abe.html

Jakarta (ANTARA) - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD merasa malu sebagai pejabat karena ulah Mafia Pajak Gayus Tambunan yang bisa mempermainkan lembaga hukum negara.

"Sebagai pejabat saya malu karena (lembaga hukum) dipermainkan oleh Gayus," kata Mahfud, di Jakarta, Kamis.

Hal ini diungkapkan Ketua MK ini menanggapi berita Gayus yang keluyuran ke berbagai negara dengan menggunakan paspor atas nama Sony Laksono.

Gayus yang statusnya menjadi terdakwa dalam kasus mafia pajak ini keluyuran ke berbagai negara, seperti Cina, Malaysia dan Singapura.

Mahfud juga menyatakan bahwa negara Indonesia saat ini sedang sial karena ditipu oleh Gayus yang bisa "membeli" aparat untuk bisa keluyuran ke luar negeri.

"Ini bukan kesalahan Patrialis Akbar (Menteri Hukum dan HAM) karena jaringan itu sudah rusak lama," katanya.

Bahkan Mahfud menyebut malaikatpun yang jadi menteri akan kesulitan mengatasi masalah ini.

Untuk itu, lanjutnya, pemerintah harus memperbaiki sistem yang rusak dan menghambat penegakan hukum selama ini.

"Selama ini hanya mengganti pejabat, tapi tidak pernah memperbaiki sistem," katanya.

Mahfud juga mengakui bahwa MK saat ini dianggap "bersih" karena lembaga baru. "Bukan saya yang hebat, tapi ini lembaga baru jadi masih relatif bersih dan mudah dikendalikan," ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan hal yang sama kepada KPK dan Komisi Yudisial yang juga bersih karena lembaga baru.

Dia juga mencontohkan mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji yang hebat di Timtas Tipikor yang juga lembaga baru, tetapi saat memimpin Kejaksaan Agung juga habis dilumat sistem yang sudah lama terbangun.

Untuk itu, Mahfud berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turun tangan membenahi sistem aparat penegak hukum yang sistemnya sudah rusak tersebut.

"Presiden harus ambil sikap tegas dan dikawal oleh kita secara bersama-sama," harap Mahfud.

Selasa, 21 Desember 2010

Komitmen Pernikahan Marissa Haque & Ikang Fawzi juga Bersama Kesejahteraan Rakyat

Tips Mendirikan BMT yang Untung (Dakwah bil Hal yang Marissa Haque Laksanakan)

Banyak kita baca di media massa BMT (Baitul Maal wa tamwil) yang merugi dan berguguran. Itu selain karena pengurus kurang profesional dan amanah juga karena strategi yang digunakan keliru. Misalnya pinjaman diberikan untuk pinjaman konsumtif seperti kredit motor. Padahal harusnya untuk pinjaman produktif sehingga bagi hasil bisa berjalan dan dinikmati.

Selain itu pola Grameen Bank yang berhasil memberikan pinjaman tanpa agunan tapi tingkat pengembaliannya tinggi juga bisa ditiru. GB hanya memberikan pinjaman tanpa agunan pada kelompok yang terdiri dari 5 orang. Pinjaman pertama untuk 2 orang. Setelah lunas pinjaman diberikan pada 2 orang berikutnya. Setelah lunas lagi baru diberikan pada yang terakhir. Setiap peminjam harus menabung sejumlah kecil uang.

Berikut bagi pengalaman yang diberikan oleh pak Ediyus di Riau yang berhasil mengembangkan BMT dari modal Rp 100 juta hingga menjadi Rp 3 milyar!

BMT secara badan hukum harus berbentuk koperasi, dalam prakteknya BMT di-awasi oleh PINBUK, sebagaimana juga koperasi pada umumnya, maka para pendiri diperbolehkan mempunyai hak-hak khusus. Mungkin untuk kriteria pendirian lebih baik bertanya langsung pada PINBUK, karena pada prinsipnya PINBUK tsb sama setiap daerahnya.

Dalam AD/ART, sebaiknya kita harus benar-benar membuat batasan tegas agar BMT tsb benar-benar berjalan sesuai dengan Syari’ah, biasanya poin yang sangat rentan adalah masalah bentuk-bentuk dan tatacara peminjaman, serta kemana dana yang dipinjamkan tsb digunakan.

Juga untuk mengantisipasi masuknya ide sekuler, maka pada AD/ART nya BMT yang akan dirikan, sebaiknya dibuat dipasal tentang hak suara… yaitu hak suara antara Anggota Istimewa dan Anggota Biasa… anggota Istimewa tadi yaitu para pendiri dan atau yang memiliki dana yang besar di BMT, memiliki hak suara lebih…. nah, jika ada anggota baru mau memasukan dana yang cukup signifikan, maka perlu persetujuan Anggota Istimewa tadi… Dan jangan lupa untuk menambahkan bahwa ide/usulan dari anggota, baru akan dijalankan setelah mendapat legalisasi dari dewan syariah…. dewan syariah biasanya terdiri dari alim ulama yang mengerti tentang bisnis Islami….

Karena berbentuk koperasi, tentunya modal awal BMT tidaklah besar, maka sebaiknya BMT didirikan disekitar pasar, karena sektor inilah yang paling menunjang pertumbuhan BMT. Kita bisa memberikan pinjaman dengan sistem mudharabah pada pedagang kecil, yang insya ALLAH bisa dihitung keuntungannya harian, jadi mereka bisa setor harian. Lagi pula BMT juga bisa mengeliminisir ijon atau rentenir. SubhanaLLAH, BMT Bina-Swadaya yang berada di Duri-RIAU, yang tadinya hanya bermodal sekitar 100Juta, saat ini sudah mengelola sekitar 3-milyar.

Sebaiknya BMT diarahkan pada pinjaman produktif, ketimbang konsumtif, banyak kegagalan terjadi ketika BMT tsb diawali dengan kegiatan konsumtif seperti pendanaan pembelian barang (sepeda motor, HP, perabot, dll), karena harta-harta yang dibelikan tsb kemungkinan besar tidak menghasil nilai tambah dari segi ekonomi.

Lain halnya dengan pinjaman produktif, pihak BMT bisa memberikan pasal, untuk memberi-hak pada BMT untuk ikut campur-tangan dalam proses usaha, agar usaha tadi tidak jatuh. Tentunya BMT harus mengeluarkan ekstra effort untuk melakukan pembinaan mereka, namun hal tsb-lah nilai plus BMT, sehingga insya ALLAH kedepannya BMT bisa mencetak pribadi-pribadi muslim yang mandiri yang cekatan dalam berbisnis. Dan bisa mengangkat martabat mustahik menjadi muzakki, insya ALLAH.

Hmmm, mungkin segini dulu Akhi…. Afwan jika uraiannya kurang nyambung, jika ada pertanyaan lanjutan silahkan, insya ALLAH jika ana bisa menjawab akan ana jawab, jika tidak akan ana refer ke-teman yang lebih ahli.

Wassalaammu’alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh,

Ediyus Hz

Sumber: http://marissahaque-bmt.blogdetik.com/2010/11/12/tulisan-dari-ediyus-hz-tips-mendirikan-bmt-yang-untung-dalam-hj-marissa-haque-fawzi/

Kamis, 16 Desember 2010

Satu Istri Satu Suami Sampai Mati: Perlawanan Kami atas Black Campaign Timses Airin Rachmi Diany di Tangsel 2010

Sapa Kasih untuk Uni Linda Djalil di www.kompasiana.com

Sumber: http://marissahaque-sdalh.blogdetik.com/2010/11/14/peduli-lingkungan-lahir-bathin-di-tangsel-2010-marissa-haque-fawzi/#more-28

Bertemu Linda Djalil yang masih manis dan ramah di Citos (Cilandak Town Square), Jakarta Selatan sekitar dua minggu lalu. Bersama Alfian Sekjen PITA Tangsel dan Ine Sepri-ku saya sedang menuju sebuah café disana dalam rangka menghadiri sebuah rapat tertutup bersama tim penyandang dana Andre Taulani dan Bang Arsyid plus tim penyandang dana tim Pak Yayat dan Mas Norodom. Mbak Linda saya saksikan sedang sangat asyik serta aktif memasarkan teri balado ala Padang yang saya coba tester-nya lezat ternyata sekali, termasuk brosur salon muslimah mbak Linda di Bintaro, Tangsel.

Ini respon saya kedua setelah lagi-lagi tertegun dengan ekspresi tulisannya yang manis-menggelitik-menghujam. Namun karena seorang Linda Djalil yang saya kenal sangat manis hati dan lembut bahasa, maka saya santai saja membaca respon tulisannya di kompasiana.com tulisan dari seorang kompasianer yang sejak dulu memang tidak pernah ramah terhadap tulisan kritik pada pemerintah sekarang. Tulisan orang tersebut beralamat di: http://sosbud.kompasiana.com/2010/11/06/ada-apa-dengan-marissa-haque/

Kompasiana memang awalnya ditujukan sebagai rumah sehat jurnalistik masyarakat/citizen journalism. Namun dalam perkembangannya saya melihat rumah kompasiana.com dipakai sebagai alat/tool/instrument dari kader-kader 2 (dua) partai besar terntentu didalam memsarkan dirinya bagi kepentingan Pilkada/Pemilukada daerah tertentu. Sehingga kebercenderungan dari admin kompasiana.com tidak saya lihat netral adanya! Bahkan admin tertentu kompasiana.com sendiri sangat ‘tipis kupingnya’ alias anti kritik dari anggota kompasianers lainnya.

Terkait dengan blog pribadi saya dengan alamat di blogdetik.com, adlaah ekspresi pribadi yang tidak senang ada aurat perempuan—maaf payudara Vina Panduwinata—yang menempel erat dalam posisi/kondisi 3/4 telanjang pada dada suami saya Ikang Fawzi. Adalah hak seorang istri untuk menyatakan keberatannya. Setelah saya utarakan langsung kepada sang pemilik payudara, yang bersangkutan merasa keberatan dengan menyatakan itu adalah hak dia untuk berpakaian seperti apapun. Saya katakan kembali pada yang bersangkutan bahwa silahkan saja dia tidak pakai baju sekalipun lalu menempelkan aurat didadanya pada lelaki-lelaki lain/suami-suami orang lain, asalkan: “jangan lakukan lagi kepada Ikang Fawzi suami saya!”, demikian jawabku kemarin dulu itu.

Bilamana mbak Linda Djalil bersepakat dengan cara berbusana/life style Vina Panduwinata antara lain dengan menempelkan payudaranya pada suami perempuan lain, yah…silahkan saja! Karena itu selera dan hak anda mbak Linda Djalil. Begitu juga dengan sang author dengan alamat: http://sosbud.kompasiana.com/2010/11/06/ada-apa-dengan-marissa-haque, juga saya persilahkan saja bila ingin dalam waktu dekat Vina Panduwinata menempelkan payudaranya kedada anda Bung!

Namun sekali lagi hak saya Marissa Grace binti Haque sebagai istri Ikang Fawzi untuk mengatakan: ”TIDAK! terhadap payudara ¾ telanjang perempuan non-muhrim dari sudut dunia manapun untuk ditempelkannya kedada Ikang Fawzi suamiku.” Terkecuali jika Ikang Fawzi bukan lagi menjadi suami saya, itu terserah saja kepada yang bersangkutan. Karena saya yakini siapapun perempuan normal didunia ini tidak ingin suaminya terangsang secara seksual terhadap perempuan lain selain dirinya.

Alhamdulillah sangat banyak dukungan datang kepada saya atas sikap saya ini. Kalau ada yang negatif itu datang—saya duga—dari timses pasangan nomor 4 Airin Rachmi Diany dengan nama Ocil dan Amaruzzaman dengan domisili di Tangerang, Banten karena kuatir atas ‘gerakan bawah tanah’ melawan kedzoliman berkelanjutan di Banten yang ingin secara mutlak menguasai hajat hidup masyarakat Banten secara luas dan berkelanjutan! Kami memang tak henti selama 3 (tiga) bulan belakangan ini mengusung gerakan “ Say NO to Airin Rachmi Diany!”

Kami memang sedang berjuang membantu Tangsel (Tangerang Selatan) terbebaskan dari ‘penjajahan’ seseorang yang mengaku sebagai “Gubernur Jendral van Banten” melalui anak-cucu serta sanak familinya dalam menguasai sepotong wilayah NKRI bernama Propinsi Banten.

Menjawab pertanyaan tulisan si Bung tersebut diatas… hehe…itu kan tulisan tertanggal 19 Agustus lalu …bassssiiii….deeeeh…! sekarang sudah bulan November! Kok setelah lewat masa 4 (emlat) bulan baru bergaung??? Jadi ingat kebiasaan buruk timses grup tertentu saat Pilkada Banten 2006 lalu terkait membuat kampanye hitam/black campaign terhadap saya dan Dr. Zulkieflimansyah dari PKS. Lha, kalaulah betul anda bukan ‘sendok-garpu’ pasangan nomor 4 yang sedang kami perangi agar jangan jadi pemimpin di Tangsel, maka seharusnya… tunjukkan netraliatas anda Bung! Jangan berat sebelah kalau menulis ya? Kasihan rakyat Indonesia sudah kenyang diadu-domba. Karya anda dalam membuat black campaign untuk warga Tangsel ‘teramat-sangat-keliwat’ nggak ngaruh deeeeeh… Warga Tangsel sudah cerdas, dan mereka 51% adalah masyarakat akademik yang nalar lojik-moral-spiritual-nya mumpuni. Jadi sebaiknya jangan buang energi anda untuk sesuatu yang mudlarat! Itu saja sepenggal pesan sederhana saya untuk anda dimanapun anda sedang berada. Saya memaafkan anda… Allahu Akbar! Kita belum medekaaaa…

Fwd: komentar Uni Linda Djalil mantan wartawati Tempo beralamat di: http://sosbud.kompasiana.com/2010/11/06/ada-apa-dengan-marissa-haque/

Bergantian Kuliah dengan Istri, Ikang Fawzi Des 2010 dapat MBA dari FEB-UGM: Marissa Haque

Ikang Fawzi (Foto:Arie Yudhistira/Koran SI)

JAKARTA - Ikang Fawzi tengah bergembira. Jerih payahnya kuliah selama 1,5 tahun berbuah manis. Suami Marissa Haque ini meraih gelar MBA dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Saya senang sekali akhirnya bisa dapat gelar. Saya kuliah selama 1,5 tahun. Selesainya bisa cepat karena saya serius sekali,” ungkap Ikang yang dihubungi okezone, Selasa (14/12/2010).

Rocker kelahiran 23 Oktober 1959 itu mengambil judul tesis Analisa Strategi Bisnis Properti-tainment di Salah Satu Industri Bisnis Properti (studi pada PT Impian Jaya Ancol). Dia membuat tesis dengan judul demikian dengan alasan tersendiri.

“Saya pikir bisnis ini kan yang penting bisa berkelanjutan. Banyak yang berbisnis, tapi kemudian hilang. Kalau Ancol ini pernah diterpa krisis ekonomi 1998 dan 2008, tapi bisa bertahan karena dia menggunakan property-tainment. Jadi entertainment itu untuk mempercepat recover industri properti yang sedang lesu,” bebernya.

Berkat keseriusan dalam menggarap tesis setebal hampir 300 halamanan, ayah dua anak ini mendapat nilai sempurna, A. “Secara ilmiah itu memang bidang saya. Intinya, di situ saya gunakan ilmu yang saya punya. Jadi saya lama di entertain, kemudian ingin saya ilmiahkan,” urainya.

Disinggung tentang kegiatan sang istri yang giat menimba ilmu, Ikang memberikan pujian tinggi.

“Wah, kalau dia sih gila sekolah. Kalau saya enggak seperti dia yang sekolah terus kayak sudah jadi makanan sehari-hari. Icha di UGM mengambil dua gelar sekaligus, MBA untuk ekonomi-bisnis dan hukum (MH),” katanya.(ang)

Sumber: http://ikangfawzi.blogdetik.com/

Minggu, 14 November 2010

Satu Istri Satu Suami Sampai Mati: Perlawanan Kami atas Black Campaign Timses Airin Rachmi Diany di Tangsel 2010




Sapa Kasih untuk Uni Linda Djalil di www.kompasiana.com

Sumber: http://marissahaque-sdalh.blogdetik.com/2010/11/14/peduli-lingkungan-lahir-bathin-di-tangsel-2010-marissa-haque-fawzi/#more-28

Bertemu Linda Djalil yang masih manis dan ramah di Citos (Cilandak Town Square), Jakarta Selatan sekitar dua minggu lalu. Bersama Alfian Sekjen PITA Tangsel dan Ine Sepri-ku saya sedang menuju sebuah café disana dalam rangka menghadiri sebuah rapat tertutup bersama tim penyandang dana Andre Taulani dan Bang Arsyid plus tim penyandang dana tim Pak Yayat dan Mas Norodom. Mbak Linda saya saksikan sedang sangat asyik serta aktif memasarkan teri balado ala Padang yang saya coba tester-nya lezat ternyata sekali, termasuk brosur salon muslimah mbak Linda di Bintaro, Tangsel.

Ini respon saya kedua setelah lagi-lagi tertegun dengan ekspresi tulisannya yang manis-menggelitik-menghujam. Namun karena seorang Linda Djalil yang saya kenal sangat manis hati dan lembut bahasa, maka saya santai saja membaca respon tulisannya di kompasiana.com tulisan dari seorang kompasianer yang sejak dulu memang tidak pernah ramah terhadap tulisan kritik pada pemerintah sekarang. Tulisan orang tersebut beralamat di: http://sosbud.kompasiana.com/2010/11/06/ada-apa-dengan-marissa-haque/

Kompasiana memang awalnya ditujukan sebagai rumah sehat jurnalistik masyarakat/citizen journalism. Namun dalam perkembangannya saya melihat rumah kompasiana.com dipakai sebagai alat/tool/instrument dari kader-kader 2 (dua) partai besar terntentu didalam memsarkan dirinya bagi kepentingan Pilkada/Pemilukada daerah tertentu. Sehingga kebercenderungan dari admin kompasiana.com tidak saya lihat netral adanya! Bahkan admin tertentu kompasiana.com sendiri sangat ‘tipis kupingnya’ alias anti kritik dari anggota kompasianers lainnya.

Terkait dengan blog pribadi saya dengan alamat di blogdetik.com, adlaah ekspresi pribadi yang tidak senang ada aurat perempuan—maaf payudara Vina Panduwinata—yang menempel erat dalam posisi/kondisi 3/4 telanjang pada dada suami saya Ikang Fawzi. Adalah hak seorang istri untuk menyatakan keberatannya. Setelah saya utarakan langsung kepada sang pemilik payudara, yang bersangkutan merasa keberatan dengan menyatakan itu adalah hak dia untuk berpakaian seperti apapun. Saya katakan kembali pada yang bersangkutan bahwa silahkan saja dia tidak pakai baju sekalipun lalu menempelkan aurat didadanya pada lelaki-lelaki lain/suami-suami orang lain, asalkan: “jangan lakukan lagi kepada Ikang Fawzi suami saya!”, demikian jawabku kemarin dulu itu.

Bilamana mbak Linda Djalil bersepakat dengan cara berbusana/life style Vina Panduwinata antara lain dengan menempelkan payudaranya pada suami perempuan lain, yah…silahkan saja! Karena itu selera dan hak anda mbak Linda Djalil. Begitu juga dengan sang author dengan alamat: http://sosbud.kompasiana.com/2010/11/06/ada-apa-dengan-marissa-haque, juga saya persilahkan saja bila ingin dalam waktu dekat Vina Panduwinata menempelkan payudaranya kedada anda Bung!

Namun sekali lagi hak saya Marissa Grace binti Haque sebagai istri Ikang Fawzi untuk mengatakan: ”TIDAK! terhadap payudara ¾ telanjang perempuan non-muhrim dari sudut dunia manapun untuk ditempelkannya kedada Ikang Fawzi suamiku.” Terkecuali jika Ikang Fawzi bukan lagi menjadi suami saya, itu terserah saja kepada yang bersangkutan. Karena saya yakini siapapun perempuan normal didunia ini tidak ingin suaminya terangsang secara seksual terhadap perempuan lain selain dirinya.

Alhamdulillah sangat banyak dukungan datang kepada saya atas sikap saya ini. Kalau ada yang negatif itu datang—saya duga—dari timses pasangan nomor 4 Airin Rachmi Diany dengan nama Ocil dan Amaruzzaman dengan domisili di Tangerang, Banten karena kuatir atas ‘gerakan bawah tanah’ melawan kedzoliman berkelanjutan di Banten yang ingin secara mutlak menguasai hajat hidup masyarakat Banten secara luas dan berkelanjutan! Kami memang tak henti selama 3 (tiga) bulan belakangan ini mengusung gerakan “ Say NO to Airin Rachmi Diany!”

Kami memang sedang berjuang membantu Tangsel (Tangerang Selatan) terbebaskan dari ‘penjajahan’ seseorang yang mengaku sebagai “Gubernur Jendral van Banten” melalui anak-cucu serta sanak familinya dalam menguasai sepotong wilayah NKRI bernama Propinsi Banten.

Menjawab pertanyaan tulisan si Bung tersebut diatas… hehe…itu kan tulisan tertanggal 19 Agustus lalu …bassssiiii….deeeeh…! sekarang sudah bulan November! Kok setelah lewat masa 4 (emlat) bulan baru bergaung??? Jadi ingat kebiasaan buruk timses grup tertentu saat Pilkada Banten 2006 lalu terkait membuat kampanye hitam/black campaign terhadap saya dan Dr. Zulkieflimansyah dari PKS. Lha, kalaulah betul anda bukan ‘sendok-garpu’ pasangan nomor 4 yang sedang kami perangi agar jangan jadi pemimpin di Tangsel, maka seharusnya… tunjukkan netraliatas anda Bung! Jangan berat sebelah kalau menulis ya? Kasihan rakyat Indonesia sudah kenyang diadu-domba. Karya anda dalam membuat black campaign untuk warga Tangsel ‘teramat-sangat-keliwat’ nggak ngaruh deeeeeh… Warga Tangsel sudah cerdas, dan mereka 51% adalah masyarakat akademik yang nalar lojik-moral-spiritual-nya mumpuni. Jadi sebaiknya jangan buang energi anda untuk sesuatu yang mudlarat! Itu saja sepenggal pesan sederhana saya untuk anda dimanapun anda sedang berada. Saya memaafkan anda… Allahu Akbar! Kita belum medekaaaa…

Fwd: komentar Uni Linda Djalil mantan wartawati Tempo beralamat di: http://sosbud.kompasiana.com/2010/11/06/ada-apa-dengan-marissa-haque/

Kamis, 21 Oktober 2010

HUT Walhi & Pernyataan Sikapku terkait Kejahatan Illegal logging di Provinsi Riau: Marissa Haque

ASAS FORUM PREVILEGIATUM

Sumber:http://www.tribunnews.com/2010/10/17/marissa-haque-kritisi-hutan-riau

Terimakasih banyak Mas Kaka dari WALHI & adinda Oji adikku aktivis Muhammadiyah di Provinsi Riau yang disayang Allah... May God bless you my brothers in faith...

Tribunnews.com - Minggu, 17 Oktober 2010, 20:10 WIB, Kompas

Marissa Haque, Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fakhrurrodzi

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Artis yang juga pegiat lingkungan hidup, Marissa Haque, menjadi pembicara dalam acara Dialog Publik Pulihkan Riau Pulihkan Indonesia Tiga Dekade Walhi, 1980-2010, Minggu (17/10/2010) di Taman Kota Pekanbaru.


Marissa Haque mengatakan, untuk memulihkan hutan Riau dan Indonesia, diperlukan a very strong leadership (kepemimpinan yang kuat dan komitmen tinggi) untuk menghentikan penebangan liar, melalui asas FORUM PREVILEGIATUM bilamana seluruh perangkat hukum yang tersedia dinegeri ini tidak lagi dapat menyelesaikan masalah pencurian kayu sistemik serta berkelanjutan tersebut.

"Dulu di Riau ada Kapolda yang memiliki komitmen untuk mengatasi pembalakan liar. Namun, akhirnya dikalahkan oleh kekuasaan," kata istri rocker terkenal Ikang Fawzi ini.

Marissa Haque selama tahun 2008 pernah beberapa kali datang ke Riau untuk meneliti kehancuran hutan Riau guna menyelesaikan Disertasi S3-nya di IPB Bogor. Saat itu, artis ini banyak dibantu oleh para aktivis lingkungan di Riau dan mantan Kapolda Riau, Irjen Pol Sutjiptadi.

"Gak lihat baju saya pakai sekarang ini, cokelat? Karena hutan Riau tidak lagi hijau lagi," kata Icha, panggilan akrabnya.

Hadir dalam Diskusi Publik tersebut Prof Jonotoro dan Direktur Ekeskutif Walhi, Hariansyah. "Mari kita mulai dari diri sendiri dan hari ini untuk selamatkan hutan Riau," ajak Icha.(*)

Editor : Juang_Naibaho
Source : Tribun Pekanbaru

Rabu, 20 Oktober 2010

RBT dalam Artis Indonesia Mengganggu Idealisme Membuat Album: Ikang Fawzi

Music News
Rabu, 20 Oktober 2010 12:05 Ikang Fawzi Tersinggung Dengan Adanya RBT

Ikang Fauzi
Fenomena Ring Back Tone (RBT) yang saat ini menjadi bagian dari dunia musik memang tak bisa dihindari. Namun sebagian musisi menilai adanya RBT malah merendahkan kemampuan mereka. Salah satunya adalah penyanyi rock yang populer di tahun 1980-an Ikang Fawzi.
"Kita memang punya ideologis kok musik direndahkan cuma buat RBT doang. Sebagai musisi gue sangat tersinggung dengan adanya teknologi itu. Karena di Barat itu enggak ada, di Indonesia terpaksa melakukan itu, katakanlah diarahkan buat RBT aja. Malah ada bikin lagu buat RBT doang, itu sedih sekali," papar Ikang Fawzi ditemui di Hard Rock Cafe, EX Plaza, Jakarta Pusat, Senin (18/10).

Sangat menyedihkan melihat pendatang baru yang sengaja diarahkan hanya untuk membuat RBT saja, bukan menelurkan satu buah album. Namun lebih lanjut pria kelahiran, Jakarta 23 Oktober 1959 ini mengatakan fenomena RBT bisa juga dimanfaatkan untuk menawarkan warna musik yang berebda dari kebanyakan.

"Teknologi seperti ini enggak bisa kita musuhin, tapi bisa kita manfaatin. Sekarang makanya gue sama Gilang coba menawarkan rhythm yang baru. Saat lo denger pasti lo tahu nanti judul single nya yang pertama ini 'Marry Me' dengan irama medium pop," jelas Ikang.

Sekarang ini waktunya para musisi baik musisi yang sudah lama berkicimpun di dunia musik ataupun pendatang baru menunjukkan kualitas musik mereka, bukan hanya sekedar jumlah pendapatan RBT.

"Dalam kondisi sekarang harus bargain dan itu justru tantangan kita bagaimana kita bangkit menunjukan kualitas musik kita daripada kehilangan pendengar.kita," ucapnya.

Rabu, 26 Mei 2010

Tasawuf dalam Keputusan Hidup Ikang & Marissa

TASAWUF

Oleh : Annemarie Schimmel dalam Ikang Fawzi & Marissa Haque

DALAM pemahaman berbagai agama, nama seseorang mempunyai suatu kekuatan yang istimewa. Nama merupakan petunjuk, perlambang, simbol, representasi dari sebuah hasrat adiluhung yang dengan cara misterius mempengaruhi orang-orang yang diberi nama. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan bahwa kaum Muslim beranggapan bahwa nama Nabi mengandung suatu berkah yang sangat istimewa.

Muhammad dan Ahmad
Hassan bin Tsabit, penyair Nabi, dalam salah satu syairnya menunjukkan hubungan antara nama Muhammad dan mahmud, salah satu nama Allah. Muhammad adalah bentuk pasif-partisip dari bentuk kedua kata kerja hamada “memuji, menyanjung,” dan mengandung arti “(dia yang) patut dipuji, (orang yang) sering disanjung.” Mahmud adalah bentuk pasif-partisip dari bentuk pertama dari akar kata kerja yang sama, “(dia yang) dipuji, kepada siapa pujian ditujukan.” Karena surat pertama dalam al-Quran dimulai dengan Al-Hamdu lillah, “Segala puji bagi Allah”, maka Allah adalah “Yang patut dipuji,” yaitu mahmud par excellence. Al-Darimi, pengumpul hadis abad kesembilan, menjelaskan bahwa Nabi bernama Muhammad dan Ahmad. Umatnya adalah umat terpuji (hamd) yang ritus shalatnya dimulai dengan pujian (hamd).

Di antara nama-nama itu, Ahmad telah mendapatkan makna khusus dalam teologi Islam. Surat 61:5 menyatakan bahwa Allah akan “mengutus seorang nabi dengan nama Ahmad,” atau “yang namanya sangat patut dipuji.” Kalimat ini dianggap oleh kaum Muslim sebagai acuan kepada Paraclete yang kehadirannya telah diramalkan dalam Kitab Injil Yahya. Dengan penafsiran semacam itu, Ahmad menjadi diterima secara umum sebagai nama Nabi dalam Kitab Taurat dan Injil. Dalam Mastnawi-nya, Rumi mengatakan bahwa beberapa orang Kristen kuno suka mencium nama Ahmad dalam Injil.

Di samping nama-nama yang disebutkan oleh Nabi sendiri, kaum Muslim mengembangkan berbagai nama untuknya yang mereka katakan berasal dari al-Quran atau hadis. Tetapi bahkan sembilan puluh sembilan nama tampaknya tidaklah cukup bagi Nabi. Segera saja dua ratus nama dikemukakan satu demi satu, selanjutnya bahkan seribu nama. Kepercayaan umum menyatakan bahwa Nabi dipanggil dengan nama tertentu oleh setiap jenis makhluk. Para penyair juga tak henti-hentinya menemukan nama-nama baru bagi Nabi tercinta. Rangkaian julukan yang indah-indah ini, yang dikemukakan dengan sangat mencolok segera dikenal di mana-mana. Selanjutnya atribut-atribut Nabi sering digunakan sebagai nama-nama panggilan, baik secara sendiri-sendiri, atau dengan digabungkan.

Nama Nabi untuk Kelahiran Anak Laki-laki
Karena nama Muhammad mengandung berkah yang sangat kuat, setiap anak lelaki harus diberi nama itu, atau paling tidak salah kata jadiannya atau padanannya. Imam Ja’far al-Shadiq, Imam Keenam Syi’ah, menyatakan bahwa Allah akan menyeru pada Hari Kiamat: “Setiap orang yang bernama Muhammad hendaklah bangkit dan masuk surga!”

Tetapi penggunaan nama untuk setiap anak laki-laki juga mengandung aspek lain. Dikhawatirkan sejak tahun-tahun pertama Islam bahwa nama Nabi mungkin akan menjadi ternoda karena terus-menerus dipakai di kalangan orang beriman. Tentu saja, kaum Muslim juga memanggil anak-anak mereka dengan nama-nama dari para nabi terdahulu, seperti Musa, Sulaiman, atau ‘Isa. Tetapi, tidakkah menyakitkan hati jika kita mendengar para orangtua mencela putra mereka Muhammad, mengata-ngatainya, atau jika ada orang yang bernama Muhammad dinyatakan sebagai penipu atau pezina?

Satu cara untuk mengatasi kesulitan itu adalah dengan menambahkan satu kata penghormatan jika menyebunama Nabi, seperti misalnya sayyidina. Cara lainnya adalah dengan vokalisasi yang berbeda jika digunakan untuk manusia biasa. Orang juga mungkin memendekkan nama itu. Dengan demikian, kita tidak perlu takut menodai nama Nabi yang mulia.
Berikut ini adalah nama-nama mulia Muhammad saw:
• ‘Abduhu, Hamba-Nya (surat 17:1, 53:10)
• ‘Abdullâh, Hamba Allah
• ‘Âdil, Yang Adil
• ‘Âqib, Yang Mengikuti, Yang Terakhir
• Abthahî, Milik al-Bathha (daerah di seputar Makkah)
• Ahmad (surat 61:6)
• Âkhir, Terakhir. Juga sebuah nama Allah
• Amîn, Yang Terpercaya (surat 26:107, 81:21)
• Amîr, Pangeran, Pemimpin
• Aulâ’, Yang Lebih Patut, Yang Lebih Baik (surat 33:6)
• Awwal, Pertama. Juga sebuah nama Allah
• Azîz, Yang Mulia (surat 9:128). Juga sebuah nama Allah
• Basyîr, Pembawa Kabar-kabar Baik (surat 7:88)
• Bâthin, Yang Batin. Juga sebuah nama Allah
• Dâ’î, Penyeru (surat 33:46)
• Fâtih, Yang Membuka, Yang Menaklukkan
• Habîb Allâh, Sahabat Tercinta Allah
• Hâdî, Yang Memandu ke Kebenaran (surat 13:7)
• Hafî, Yang Tahu (surat 7:187)
• Hâfizh, Yang Menjaga. Juga sebuah nama Allah
• Hakîm, Yang Arif, Bijaksana. Juga sebuah nama Allah
• Hamid, Yang Memuji
• Hâ-mîm (permulaan surat 40:46)
• Haqq, Kebenaran (surat 3:86)
• Hârîsh ‘alaikum, Penuh Perhatian terhadap Anda (surat 9:128)
• Hasîb, Yang Mulia. Juga sebuah nama Allah
• Hâsyimî, Dari Keluarga HASyim
• Hâsyir, Yang Mengumpulkan Manusia (pada Hari Kiamat)
• Hijâzî, Dari Hijaz
• Jawwâd, Yang Pemurah
• Kalîm Allâh, Dia yang kepadanya Allah Berfirman (biasanya nama kehormatan Musa)
• Kâmil, Yang Sempurna
• Karîm, Yang Pemurah (surat 81:19). Juga sebuah nama Allah
• Khalîl, Sahabat Baik (biasanya nama kehormatan Ibrahim)
• Khâtam al-Anbiyâ’, Penutup Para Nabi (surat 33:40)
• Khâtim, Penutup (surat 33:40)
• Ma’lûm, Termasyhur
• Ma’mûn, Tepercaya
• Mad’û, Yang Diseru
• Mahdî, Yang Terbimbing Baik
• Mâhî, Yang Menghapus (kedurhakaan)
• Mahmûd, Yang Terpuji
• Manshûr, Yang Ditolong (oleh Allah), Yang Berjaya
• Masyhûd, Yang Tersaksikan
• Matîn, Yang Kukuh
• Mishbâh, Dian, Lampu (surat 24:35)
• Mubasysyir, Pembawa Kabar Baik (surat 33:45)
• Mubîn, Jelas, Nyata (surat 15:89)
• Mudatstsir, Yang Berselimut (surat 73:1)
• Mudharî, Dari Suku Mudhar
• Mudzakkir, Yang Mengingatkan
• Muhammad (surat 3:144, 33:40, 47:2, 48:29)
• Muharram, Yang Terlarang, Suci
• Mujîb, Yang Menjawab. Juga sebuah nama Allah
• Mujtabâ, Yang Terpilih
• Mukarram, Yang Mulia
• Munîr, Bercahaya (surat 33:46)
• Munjî, Yang Menyelamatkan, Yang Menyampaikan
• Muqtashid, Mengambil sebuah Jalan Tengah (surat 35:32)
• Murtadhâ, Yang Diridhai
• Mushaddiq, Yang Menyatakan Kebenaran (surat 2:101)
• Mushthafâ, Yang Terpilih
• Mutha’, Yang Ditaati (81:21)
• Muthahhar, Suci
• Muthî’, Taat
• Muzammil, Yang Terbungkus (surat 74:1)
• Nabî al-Rahmah, Nabinya Rahmat
• Nabî al-Tawbah, Nabinya Tobat
• Nabî, Nabi (banyak terdapat dalam al-Quran)
• Nadzîr, Pemberi Peringatan (surat 33:45 dan sering)
• Najî Allâh, Sahabat Karib Allah (biasanya nama kehormatan Musa)
• Nâjî, Keselamatan
• Nâshir, Yang Menolong. Juga sebuah nama Allah
• Qarîb, Dekat. Juga sebuah nama Allah
• Qâsim, Yang Membagi (sebenarnya Abû’l Qâsim, ayah Qasim yang merupakan kunyah/julukan atau panggilan yang lazim untuk Nabi)
• Qawî, Kuat. Juga sebuah nama Allah
• Quraisyî, Dari Suku Quraisy
• Ra’ûf, Lembut (surat 9:128). Juga sebuah nama Allah
• Rahîm, Penyayang (surat 9:128). Juga sebuah nama Allah
• Rasûl al-Malâhim, Rasulnya Pertempuran-pertempuran Hari-hari Terakhir
• Rasûl al-Rahmah, Rasulnya Rahmat
• Rasûl, Rasul, Utusan (banyak terdapat dalam al-Quran)
• Rasyîd, Yang Terbimbing (surat 11:78)
• Sayyid, Tuan (surat 3:39)
• Shâdiq, Yang Lurus, Tulus, Suci (surat 19:54), digunakan untuk Isma’il
• Shafî Allâh, Sahabat Tulus Allah (biasanya nama kehormatan Adam)
• Sirâj, Dian, Lampu (surat 33:46)
• Syâfi, Yang Menyembuhkan
• Syâhid, Saksi (surat 33:45)
• Syahîd, Yang Menyaksikan, Saksi. Juga sebuah nama Allah
• Syahîr, Termasyhur
• Syakûr, Yang Banyak Bersyukur. Juga sebuah nama Allah
• Thâhâ (surat 20:1)
• Thâsîn (surat 27:1)
• Thayyib, Yang Baik
• Tihâmî, Dari Tihama
• Ummî, Buta Huruf (surat 21:107)
• Walî, Sahabat, Yaitu Menolong, Yang Berbuat Kebaikan. Juga sebuah nama Allah
• Yâ Sîn (surat 36:1)
• Yatîm, Yatim (surat 93:6)
• Zhâhir, Yang Lahir, Eksternal. Juga sebuah nama Allah.

(Annemarie Schimmel)











Wallahu a'lam bishshawab.
Terima kasih, Semoga Bermanfaat

Rabu, 12 Mei 2010

Subhanallah, Ikang Fawzi Sembari Kampanye di Lampung Selatan Masih Sempat Menulis Thesis MBA dari UGM

Penulis membatasi dalam penelitian ini dengan fokus hanya kepada pengelolaan keputusan strategis marketing yang tepat, terkait dengan suatu kondisi tak terduga/krisis sebagai faktor eksternalitas tak terkendali, yang harus dihadapi jajaran manajemen bisnis didalam merancang, menghitung, serta mengambil keputusan strategis yang tepat sasaran sehingga output dari kebijkan yang dikeluarkan pihak manajemen mampu memberikan added value pada outcome.


Penulis akan memberikan penyediaan informasi deskriptif yang saat ini tidak/belum tersedia. Dengan membandingkan bisnis di PT. Taman Impian Jaya Ancol sebelum dan sesudah being embedded dengan elemen entertainment pada bisnis properti-tainment yang diimplementasikan. Sehingga upaya meningkatkan value of the firm menjadi sebuah keniscayaan.

Business-tainment dalam Sistem Pembangunan Berkelanjutan: Ikang Fawzi dan Marissa Haque

Diksi (kata) entertainment itu sendiri belakangan sering digunakan hampir disemua frasa (kamlimat) pada lini kegiatan bisnis industri diseluruh dunia. Semisal: (1) edu-tainment yaitu untuk kegiatan pendidikan yang dikemas dengan penggabungan format hiburan; (2) sport-tainment yaitu untuk kegiatan olah raga yang dikemas dengan penggabungan format hiburan; (3) socio-tainment yaitu untuk kegiatan sosial yang dikemas dengan penggabungan format hiburan; (4) food-tainment yaitu untuk kegiatan kuliner yang dikemas dengan penggabungan format hiburan; (5) business-tainment yaitu untuk kegiatan usaha yang dikemas dengan penggabungan format hiburan dan lain sebagainya.*

Terkait dengan penjelasan diatas tak lupa peran jender menjadi fokus utama kami berdua--Ikang Fawzi dan Marissa Haque. Karena kami faham peran gender adalah ibarat sebuah katalis yang mampu me-leverage kehadiran sustainable development.



* Vredenbergt J, Metode dan Teknik Penelitian Manajemen. Gramedia, 1980, hal 132

Entri Populer